Pukul 11.11 WIB, kedua kakiku mantab menghuni sebuah angkot berwarna
ungu merah jambu dengan titlenya "Kota Batu". Menjadi penghuni bangku
pojok adalah hobiku ketika naik angkot, dengan sedikit gerakan kecil
kuhadapkan badan ke muka sambil memandang jendela yang telah kubuka
lebar, selebar-lebarnya. Aroma dingin yang khas ba'da hujan, semburat
mengalunkan lamunanku. Hingga kutersadar Pak Sopir mulai menjalankan
mesinnya diwaktu yang telah beranjak tepat pukul 14.14 WIB. Sempat
aku berfikir "kok nayamul yaaa ... lamanya ???" ahh, sudahlah. Toh ya
Pak Supir sudah taubatan nasuha untuk tidak memPHP para penumpangnya.
hehee ... angkotpun melaju dengan hawa dingin bersarang. Tepat dipinggir
jalan aku turun. Dua orang satpam muda nan ganteng membantuku
menyeberang dengan senyum simpul mereka. Hahaa, nyeberang aja ditemenin
... mau ndak pak, saya temenin di pelaminan bawain amplopnya (hush, pikiran kotor mulai jail) ...
Memasuki dua buah pintu berkaca, menuju lift, kemudian naik ke lantai dua. Hmm, cukup dag dig dug juga ketika di dalam lift hanyalah tinggal aku seorang. Setelah itu, pintu lift terbuka. Entah mengapa mulutku hanya ingin tersenyum manis semanis-manisnya ketika kedua mataku menatap seseorang di balik pintu lift, tepat di depanku. Hingga kusapa beliau dan dibalas dengan senyum simpul yang sama seperti sambutan dua satpam tadi.
(speecles) "monggo, pak ..."
(beliau mengangguk dan memasuki lift yang mulai kutinggalkan, menuju lantai dasar tempat para mobil berbaris rapi, sejajar)
Setelah aku sampai di tempat tujuan utamaku datang kesini, aku mulai tersadar.
"itu tadi kan bapak dosen pembimbing yang kucari,, trus sekarang aku ngapain di depan kantor beliau ?? pintunya pun telah rapat tertutup. hiks, aku mah gitu orangnyaa ... "
Memasuki dua buah pintu berkaca, menuju lift, kemudian naik ke lantai dua. Hmm, cukup dag dig dug juga ketika di dalam lift hanyalah tinggal aku seorang. Setelah itu, pintu lift terbuka. Entah mengapa mulutku hanya ingin tersenyum manis semanis-manisnya ketika kedua mataku menatap seseorang di balik pintu lift, tepat di depanku. Hingga kusapa beliau dan dibalas dengan senyum simpul yang sama seperti sambutan dua satpam tadi.
(speecles) "monggo, pak ..."
(beliau mengangguk dan memasuki lift yang mulai kutinggalkan, menuju lantai dasar tempat para mobil berbaris rapi, sejajar)
Setelah aku sampai di tempat tujuan utamaku datang kesini, aku mulai tersadar.
"itu tadi kan bapak dosen pembimbing yang kucari,, trus sekarang aku ngapain di depan kantor beliau ?? pintunya pun telah rapat tertutup. hiks, aku mah gitu orangnyaa ... "
#PaskaSarjana
23-04-15
23-04-15
0 komentar:
Posting Komentar