Ceritaku kini beralih pada warna biru. Bukan hanya sekedar tua
ataupun dongker namun lebih dari itu, yakni biru muda. Berseling putih
diantara garis lurusnya, aku menemukan sebuah senyuman. Layaknya senja
dipinggiran pantai, suasana itulah yang mampu kugambarkan. Damai,
hening, dan indah. Aku tidak membeda-bedakan warna biru, hanya saja aku
lebih tertarik pada perpaduan biru muda dan putih. Mengalirkan
keramahan, kesopanan, dan kehumorisan. Ia seperti warna biru yang biasa
karena ia tampak begitu sederhana. Tahukah engkau ? biru itulah yang
selalu kurindukan kedatangannya. Biru itulah yang selalu kuharapkan
kehadirannya. Biru itulah yang sudah kukagumi selama tiga periode ini.
Biru yang sama dengan keramahan keluargaku. Biru yang sama dengan
kesopanan kota kelahiranku. Biru yang sama dengan kehumorisan duniaku.
Aku mengagumi setiap apapun pada dirinya. Karena pada biru yang sama,
aku pun menceritakan hal yang sama. Ia yang kini menjadi titik
keindahan. Ia yang kini menjadi titik kesederhanaan. Ia yang kini
menjadi titik cinta dan kasih sayang. Pada biru yang sama, aku
menceritakan. Nasehat buta yang mulai kupandang. Nasehat yang pernah
suatu ketika ia lontarkan, dalam hening dingin malam. Pada biru yang
sama, aku mulai memahami suatu makna dimana kita berbeda. Ia meninggi di
atas sana, aku terpana di bawah sini. Karena pada kenyataannya,
ternyata kita bukanlah biru yang sama. Biru yang selalu bersanding
dengan putih, bukanlah biru yang selalu bersanding dengan merah jambu.
Namun dalam tiap helai doa, kusebutkan harapan biru yang sama. Bukan
hanya berdiri sendiri sebagai biru muda. Tetapi Biru yang sama pada
warna yang sama. Biru yang sama pada keyakinan yang sama. Biru yang sama
pada perbaikan yang sama. Biru yang saling menguatkan. Biru yang saling
memahamkan. Biru yang selalu kurindukan dalam jengkal pepatah malam.
Sebentar lagi, aku akan kehilangan biru itu karena waktu. Semoga pada
langit yang sama, tengadah doa untuk biru yang sama. Bukan hanya aku
tapi juga dia. Pada biru yang sama, cerita kita tiada berjeda. Pada biru
yang sama, tertinggal senyuman dalam cerita dan hanya pada biru yang
sama, biru yang selalu kurindukan kehadirannya ... :)
Malang, 13 Juli '15
0 komentar:
Posting Komentar