16.31
Senja mulai merangkul mega. Akupun mantap
membunyikan bensin beralur di sebuah tempat teratur hijau, wangi aroma
khas desa. Hanya sejuk yang kurasa. Tepat di depan area pemakaman umum,
aku berhenti. Sekedar mengecek isi tas, yang kukira ganjal dengan kata
"ketinggalan". Tiba-tiba ada seorang anak berumur 11 tahunan hampir
menyerempetku dengan sepeda ontel miliknya. "Ehh,,spuntene mbak". Senyum
nyengirnya terlempar indah. Layang-layang di punggung, menjadi berlalu
begitu saja. Ia kayuh sepedanya dengan kecepatan penuh sepertinya
sedang tergesa-gesa. Dengan bunyi bensin yang sama, kukejar ia karena
kebetulan, arah tujuan kami sama. Sesampainya di depan sebuah musholla
kecil, kusapa ia dengan kata "ayokk, balapan dek..". hingga akupun
berlalu mendahuluinya. Sesampainya di jalan belokan, kuturunkan tensi
bensin. hehee..rupanya ada polisi tidur yang abadi tak akan pernah
bangun. Dengan penuh kehati-hatian menjaga keseimbangan, adek berkaos
coklat tadi berganti mendahuluiku. "Horreee,,,aku menang mbak".
Tawanya...mengingatkanku akan sebuah hal. Ternyata, usaha kerasnya
membuahkan hasil yang maksimal. Dengan kerja kerasnya mengayuh sepeda
lebih cepat, ia mendahuluiku di belokan itu. yaa,, yang terpenting
adalah usaha keras, kita bisa sampai pada tujuan. Bukan karena kita
berada diatas motor, kita menjadi lebih sombong daripada orang yang
berjalan kaki. Bukan karena kita berada di dalam mobil, kita menjadi
lebih angkuh dari para pengayuh jalanan. Bukan karena kita terbang, kita
menjadi lupa daratan. Bersyukur atas apa yang ada dan memperbaiki yang
masih kurang, itulah kuncinya.
#Kita bertekad + #kita berusaha = itulah cara Allah membuat kita mengetahui hakikat makna :) :) :)
#Kita bertekad + #kita berusaha = itulah cara Allah membuat kita mengetahui hakikat makna :) :) :)
*hey adek kecil,,usaha besarmu dan tekad kuatmu mengajarkanku #SEMANGAT diposisi sekarang ini. Terima kasih atas pelajaran hari ini..terima kasih ...
0 komentar:
Posting Komentar