Jumat, 21 November 2014

Coba Tebak, aku ??? siapa ???

Penyakit karenaku sangat murah. Tetapi, obat sebab diriku demikian mahalnya. Siapakah aku ??? Sebut saja, namaku cinta. Aku terlahir dari keindahan yang tercipta. Aku adalah gelombang makna-makna yang menggores langit hati, maka akupun bisa menjadi pelangi. Goresannya yang kuat, warnanya yang terang, paduannya yang rumit, tetapi semuanya nyata. Itulah aku. Terkadang aku berada diantara dua kaum yang berbeda. Kaum adam dan kaum hawa. Tahukah kau, apa yang mereka inginkan dariku ??? ini dia ...
1.      Perempuan membutuhkan penjagaan dan perhatian, sedangkan laki-laki membutuhkan kepercayaan.
2.      Perempuan membutuhkan pemahaman sedang laki-laki membutuhkan penerimaan.
3.      Perempuan membutuhkan penghormatan sedangkan laki-laki membutuhkan penghargaan.
4.      Perempuan senang pengorbanan dan laki-laki senang dikagumi.
5.      Perempuan membutuhkan pemberian hak-hak dirinya dan laki-laki membutuhkan pengakuan.
6.      Perempuan membutuhkan penguatan cinta yang terus menerus dan laki-laki membutuhkan dorongan.
Sesederhana itukah, aku ??? yaaa... aku adalah kehidupan yang barangsiapa menolaknya, maka ia termasuk kelompok orang yang mati. Aku adalah cahaya yang barangsiapa kehilangannya, maka ia akan berada didasar lautan kegelapan. Aku adalah obat penawar yang barang siapa tidak memilikinya, maka semua penyakit akan bersarang dihatinya. Aku adalah kebahagiaan yang barang siapa tidak menggenggamnya, maka semua detik kehidupannya adalah keresahan dan kegelisahan. Oh ternyata, banyak orang yang menganggapku keliru. Banyak yang mengatas namakan diriku sebagai:
1.      Alasan mengejar kekayaan semata
2.      Alasan menanggalkan title “tak laku” tanpa batas tanggung jawab
3.      Alasan ingin menolong nafsu yang mengembara
4.      Alasan menafikan orang tua
5.      Alasan lari dari rumah
6.      Dan lain sebagainya.
Bila aku lahir dari pemaksaan dan keterpaksaan, maka ketahuilah aku akan rapuh dan sirna. Lain halnya bila aku lahir karena kesesuaian dan kecocokan jiwa, maka aku akan kokoh dan kuat, tidak akan sirna kecuali oleh penghambat yang lebih kuat dari penyebab adanya aku. Termasuk ketika aku terlahir demi mendapatkan tujuan tertentu yang semu, maka akupun akan luntur seiring dengan luntur dan menipisnya tujuan yang hendak dicapai oleh orang itu karenaku.
Bermain-main denganku ibarat bermain dengan bara api, disatu sisi memberi cahaya terang benderang, tetapi disisi lain bila tidak bisa mengendalikannya, maka cahaya itu bisa menjadi jilatan api yang membakar seluruh tubuh. Jangan dikira aku manis. Aku juga bisa menebar kengerian bagi siapapun yang salah menganggapku.
Terkadang, telinga merindukan sebelum mata...apakah itu juga aku ??? bukan, itu adalah saudaraku dan sebut saja, dia adalah rindu.
Manusia modern berpandangan bahwa aku adalah kebebasan tanpa batas dan kemerdekaan tanpa adanya ikatan tanggung jawab. Mereka salah, dalam mendiskripsikan diriku. Aku bukanlah jalan menuju keliru. Aku bukanlah umbaran nafsu yang menggebu-gebu. Aku bukanlah alasan untuk berbuat seenaknya ini dan itu. Pahamilah, diriku dengan sebenar-benarnya pemahaman. Aku mampu menuntunmu pada keridhoan. Aku mampu menuntunmu pada munajat. Aku mampu menuntunmu pada hari, dimana ketika dua kaum bertemu dalam wujud individu, maka yang ada hanyalah ibadah dan surga duniamu. Itulah misteri tentangku. Aku selalu hadir dihatimu. Entah dalam kesadaranmu, atau tidak. Aku tetap ada disana, karena disanalah rumahku.

0 komentar:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Posting Komentar