Hari inii aku berangkat ke kampus seperti biasanya. mencoba tersenyum dan bersahabat pada alam. hingg akupun lupa akan lukaku dari kemarin silam. keceriaan yang sudah kurangkaiakan tiba-tiba pupus oleh sebuah peristiwa kecil. dimana rangkaian namaku tak tercantum dalam nama kelompok ditugas akhir. owh... betapa aku teringat kesungguhan benar-benar dalam pebagian tugas mengerjakannya. bagaimana mereka bisa melupakan namaku ??? sekali lagi aku merasa ada namun hakikatnya tiada. benar kan... kehadiranku tiada arti. percuma aku meramaikan diri berharap tampak. namun hari inii, aku benar-benar terbukti tiada dalam ada. akhirnya aku acuhkan buku itu. mata inii mulai terasa sembab. aku pergi. aku langkahkan kakiku ke perpus. sendiri. air mataku menetes pelan. aku terduduk menerawang menara disamping mastar. yaaa...betapa aku merasa kesepian. aku merasa sesakk. aku lagi-lagi tiada. aku lagi-lagi tak dihargai sebagai teman. aku lagi-lagi tak dianggap ada dalam suatu kelompok. apa sebenarnya salahku, hingga semua orang menganggapku kosong. tak berarti apa-apa. aku memang tak secerdas mereka. aku memang tak sewibawa mereka. akuu...akuu...akuu tak sanggup lagi berkata-kata. untung pagi inii perpus masih sepi. hingga tak ada satupun orang yang melihatku menangis. hingga akhirnya aku putuskan untuk pulang. aku tak mampu lagi berada disini. aku mulai mncoba merangkak, namun pada akhirnya aku masih terjatuh lagi. hingga kemudian kutapai tangga setapak demi tapak tanpa arah. dan pada rangkaian tangga terakhir, aku berpapasan dengannya. sang kemeja putih. entahlah...bagaimana wajah suramku kala itu. akuu...tak peduli. dia mencoba menyapaku. namun aku sudah tak ada mood lagi untuk bertingkah riang. aku benar-benar seperti terpuruk oleh keadaan. hingga kemudian kulanjtkan saja wajah kusutku diperjalanan pulang. berjalan sendiri. yaa...aku sendiri. dan sesampainya di gubuk bambu tanpa jendela, aku merenung mungkin. betapa arti hidupku seperti tanpa makna yang tak kuketahui. oh yaaa, aku tadi juga bertemu bintang senja. -_- aku jadi teringan kommentnya ketika ingin mengetahui aku menjadi orang yang jahat. baikklah. banyak orang yang ingin menjadi baik didunia ini. biarlah aku menjadi orang yang ingin jahat. ah sudahlah ... aku seperti muakk kembali. hingga kutemukan kehangatan persaudaraan dikamar baru inii. yaa hari inii... aku merasa tak baik. semoga rencana teman sekamar yang ingin memmabwaku ke ampel terlaksana dengan indah. dulu aku sempat mempunyai harapan. jika aku bisa pergi berdua dengan imamku kelak kesana. hmmm, hanya harapan sederhana. mngkin unt awwalan ke ampel dulu berdua. baruu setelah itu kita pergi bersama sekeluarga ke makkah al-mukarromah :)
cukup untuk hari inii, aku tersayat batin. oh iyaa, hari inii pula aku takk melihatnya. orang yang selalu bilang tak apa2, baikk2 saja... namun sebenarnya dia terluka karena sikapku. ah sudahlah... mungkin suatu hari nanti, ia akan bahagia dengan orang yang lebih baik dariku. aku tak ingin memberatkannya. mungkin jika dia benar-benar jujur dalam bahagianya, aku juga akan belajar untuk menjadi teman yang baikk baginya sebagaimana saran teman-temankuu. iyaa...dia. dia yang akupun tak tahu harus memulai diksi darimana. dia yang datang dan aku harap mampu pergi dengan hubungan sebagai teman saja. semogaa ...
huuuhh... hari inii...
aku juga merindukan bintang senja. karena hari inii, kutahu nama blog sang rembulan cantik. yang kinii menemaninya. sungguh, keinginan mereka untuk bersama dalam maghligai cinta pernikahan...membuatkuu merangkai keikhlasan untuk melepasnya. yaa, walaupun kutahu rasa itu masih ada tersembunyi dibalik sana..mungkin aku juga harus belajar rela untuk benar-benar melihat mereka bahagia. hampir dismua rangkaian kata dalam blog ituu..bercerita tentang bintang senjaku. hehee, sudahlah laaa...move on :)
jaga hatii, jaga dirii, cukupkan semua sampai disinii...
bismillah, kamu pasti bisa laaa O:)
sendiri belum tentu sepii, karena dibalik hari inii masih tersimpan banyak tabir yang suci tersembunyii...
0 komentar:
Posting Komentar