Sedikit bercerita tentang seseorang dengan kemeja birunya. Sosok yang anggun dalam wibawa bijaksana. Ketegasan yang mengalir dalam kesan pertama. aku hanya mampu melihatnya lewat dari balik jendela kelas kuliah. pandangan lurus dalam percakapan yang menurutku cukup serius. seakan-akan tidak ada yang mampu untuk mengalihkan pandangan tersebut. sosok yang menurutku cukup sederhana pula. tanpa aku sadari, aku selalu berpapasan dengannya ketika melewati parkiran disamping gedung kuliah. dia memakai sepeda kayuh yang cukup unik dan antik. tergolong memiliki jiwa percaya diri tinggi. karena dengan cueknya, ia menaruh sepeda itu diantara berjejal motor-motor keren dengan mobil-mobil yang wauw. padahal sepengetahuanku, bangku kuliah ibarat masa bergengsi dalam menuntun ilmu beserta fashion terkini. siapa yang peduli dengan latar belakang. yang ada hanyalah tampaknya mata dalam memandang. uang, kemewahan, serta kedudukan seolah menjadi bahan sandaran utama. untunglah dikampusku dapat meminimalisir hal-hal demikian. sehingga semua orang terlihat sama namun mereka berbeda pada hakikatnya.
kembali kepada seseorang dengan kemeja birunya. diantara teman-temannya yang lain, aku sempat menagkap sosok itu dalam pandangan sekilas. semua pada rame dengan berbagai kisah dan cerita masing-masing, ia hanya diam bertumpu pada satu buku yang dibacanya dengan mencoba serius. ketika itu, terbesit di alam fikirku bahwa ia adalah sosok yang dingin namun tak pernah mencair. cukup waktu untuk dapat membuatnya goyah dari diam. hingga kudapatkan ada sesosok temannya yang lain yang memberikan candaan. senyum manis itu mulai tersimpul. sungguh indah karunia Tuhan yang telah menciptakan senyum itu dengan mudahnya. seseorang dengan kemeja biru.

0 komentar:
Posting Komentar