Selasa, 18 Februari 2014

Cantik Kala Hujan

              Sore ini, hujan begitu indah dengan tariannya. hingga kaki mereka sukses menyenggol wajahku dalam dingin. teringat seorang teman diseberang sana. namanya masiti imrona. "cantik kala hujan". lekat dalam lantunan memory, kita bersama-sama mendaki segala bukit hijau kala hujan. hingga kaca spion menjadi saksi dalam bahagianya kebersamaan kami tempo itu. dingin  menyeruak. membungkus kulit dengan merinding. indah. sungguh indah. hingga tak mampu lagi berkata bagaimana menjadi bak putri istana dengan rok mantel yang melebar ibarat luasnya volume lingkaran. teringat paris yang terkenal dengan kota "mode"nya. untuk hari ini pula, aku sukses bisa menggonceng. hahahaa... mb.otooth jadi bahan percobaan saya. kala hujan, kala dingin, dan kala masuk angin. serruuu :D sesungguhnya, teman itu saling menguatkan dan mampu berbagi kisah dalam segala keadaan... itulah teman.


0 komentar:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Posting Komentar